MENYUSURI JEJAK 25TH PELAYANAN GPIB JEMAAT ”GIDEON” DEPOK
1. PERIODE AWAL (1958 – 1974)

Sebagai abdi negara yang mengemban tugas yang penuh dengan tantangan, umat Allah harus juga tetap terbeban untuk melaksanakan tugas panggilan dan pengutusannya di manapun dan dalam kondisi apapun. Hal inilah yang menjadi landasan kegiatan beberapa anggota pasukan kepolisian yang tergabung dalam Kompi 5120/Perhubungan Kelapadua, Cimanggis, untuk pula membaktikan diri dalam pelayanan umat Kristiani setempat. Hal ini pula lah yang menandai awal perjalanan Jemaat GPIB Gideon Depok yang berkembang dari tahun ke tahun.

Pada tahun 1958, di Kelapadua (yang saat itu masih menjadi bagian wilayah Kabupaten Bogor, kemudian setelah tahun 90-an menjadi wilayah Kotamadya Depok) ditempatkan Kompi 5120/Perhubungan. Anggota pasukan tersebut terdiri atas para mantan KNIL yang berasal dari berbagai macam suku antara lain dari Ambon, Menado, Timor, dan masih banyak lagi. Dikarenakan tidak adanya rohaniwan di Kesatuan ini, maka para anggota yang beragama Kristen Protestan memutuskan untuk beribadah ke beberapa gereja sekitar seperti GPIB “Zebaoth” Bogor dan GPIB “Koinonia” Jatinegara. Tidak hanya di dua lokasi tersebut, sebagian anggota pasukan pun mengadakan ibadah di dapur umum Kesatuan yang dilayani oleh pendeta Zending yaitu Pendeta Gabriel.

Di antara para anggota pasukan yang beribadah di dapur Kesatuan, terdapat 8 Kepala Keluarga Kristen antara lain keluarga CM. Aponno, Ishak Balelang, Rajamena, Anton Reke,B. Funay, Hutapea, Lambartus Mata, Tomasoa dan 2 lajang yaitu sdr. Oroh dan Sdr Willy Suatan yang kemudian berinisiatif untuk mengadakan persekutuan dalam kesatuan tersebut. Adapun pelayanan yang dilakukan oleh Pendeta Gabriel ini masih sebatas pelayanan Persekutuan secara internal di dalam kesatuan tersebut.

Keberadaan pelayanan persekutuan tersebut membuat beberapa anggota Kompi yang melakukan ibadah di luar Kesatuan Kompi 5120/Perhubungan menyampaikan informasi tentang persekutuan ini. Hal ini juga dilatarbelakangi oleh ketiadaannya rohaniwan khusus yang ditetapkan oleh Kesatuan.
Berdasarkan informasi yang didapat dari anggota Kesatuan yang beribadah di GPIB “Zebaoth” Bogor, maka Pendeta Maitimoe selaku Ketua Majelis Jemaat GPIB tersebut, beserta istri berinisiatif untuk melakukan perkunjungan serta pelayanan ke Kompi 5120/Perhubungan tersebut. Sejak itulah hingga tahun 1962 Ibadah Minggu dan Ibadah Keluarga di Kompi 5120 ini dilayani oleh Pendeta Maitimoe.

Pada rentang tahun 1959 – 1962 terjadi penambahan jumlah pasukan yang terdiri dari Pasukan Ranger (tahun 1959) serta Kompi 538 (tahun 1960), dan anggota – anggota yang beragama Kristen pada kedua pasukan tersebut turut pula mengambil bagian dalam persekutuan dalam Kesatuan.
Karena makin berkembangnya jumlah umat dalam Kesatuan, pada tahun 1964 ditunjuklah Sdr. B. Sitepu dan Sdr. CM. Aponno sebagai BINROHTAL. Seiring berjalannya wakti, persekutuan yang terjadi dalam Kesatuan pun semakin berkembang dan banyak pergumulan yang dihadapinya. Pada tahun 1962 terjadi penggantian Ketua Majelis Jemaat di GPIB “Zebaoth” Bogor, yaitu Pendeta Maitimoe digantikan oleh Pendeta Watimena

Pada tahun 1962 – 1965 pelayanan di Kesatuan ini dilanjutkan oleh Pendeta Watimena, namun karena terdapat banyak kendala maka atas inisiatif umat serta usulan Pendeta Watimena maka umat disarankan untuk beribadah ke wilayah pelayanan yang terdekat.

Selama periode selanjutnya, yakni tahun 1965 – 1972, umat Kristen di Kesatuan tersebut dilayani oleh Pendeta M.C. Nubi dan Pendeta Munthe dari POLRI serta Pendeta Pondaag dari TNI AU.

Pada tahun 1972 jumlah anggota umat di Kesatuan mencapai 50 kepala keluarga, salah satu dampak dari penambahan pasukan di Kesatuan ini, sehingga umat berinisiatif untuk beralih ibadah ke ke GPIB “Horeb” Kramat Jati. Tahun 1972 dibentuklah penghubung antara GPIB “Horeb” Kramat Jati dengan pihak Kesatuan yang saat itu bernama Sektor Kelapa Dua GPIB “Horeb” Kramat Jati. Mereka yang ditunjuk sebagai penghubung adalah B. Sitepu, CM. Aponno, Simon Mofun, Yulius Riutadu, Sutiyanto, Warsikin, Ny. Supit ( eks muslimah).

Atas pertimbangan faktor jarak pelayanan, maka pada tahun 1974 disepakati bersama antara umat di Kesatuan, Majelis Jemaat GPIB “Horeb” Kramat Jati dan Majelis Jemaat GPIB “Pancaran Kasih” Cimanggis, bahwa umat dilayani oleh GPIB “Pancaran Kasih” dan wilayah Kelapa Dua tempat Kesatuan berada disebut sebagai Sektor I dari GPIB “Pancaran Kasih” dan Penatua CM. Aponno sebagai Koordinator Sektor. Kegiatan yang berlangsung pada masa itu antara lain Katekisasi, Pemberkatan Nikah, serta ibadah BPK Pelayanan Anak dan Gerakan Pemuda.

2. PERIODE PEMBANGUNAN (1975 – 1980)

Karena pertambahan jumlah jemaat di Sektor I GPIB “Pancaran Kasih” Cimanggis akibat adanya pemukiman warga sipil disekitar Kesatuan, maka atas usulan dari Majelis Sektor I ke PHMJ GPIB Pancaran Kasih Cimanggis dibentuklah Panitia Pembangunan gedung ibadah. Usulan ini berawal pada tahun 1975 dari tawaran Komandan Pangkalan saat itu yaitu Letkol. (Pol.) Soekarno yang menawarkan ide untuk membangun gedung ibadah serta memberikan kebebasan atas pemilihan tanah dalam komplek Kesatuan/Pangkalan. Dipilihlah lokasi sekarang dan diadakan pematokan oleh CM. Aponno dan Funay (Alm).

Pihak Katolik dalam Kesatuan/Pangkalan mendengar pemberian tanah tersebut maka sempat terjadi perebutan tanah/lokasi (GPIB “GIDEON” sekarang), sehingga (Letkol. (Pol) Soekarno (sebagai Komandan Pangkalan) memanggil kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah tersebut. Hasil pertemuan tersebut memutuskan bahwa tanah yang diperebutkan diberikan kepada pihak Kristen Protestan sebagai Hak Pinjam Pakai. Selanjutnya setelah kejelasan status yang didapat itu, maka Majelis Sektor I GPIB “Pancaran Kasih” Cimanggis mengusulkan pembangunan gedung ibadah.

Setelah mendapat persetujuan dari PHMJ GPIB “Pancaran Kasih” Cimanggis, maka proses pembangunan pun mulai dilakukan. Diawali dengan pembentukan Panitia Pembangunan yang sempat berganti beberapa kali, dimulailah pencarian dana sebagai modal awal yang didapatkan dari swadaya jemaat Sektor I serta pengumpulan berbagai bahan bangunan seperti kayu, genteng, dan lainnya yang merupakan sumbangan dari dapur umum kesatuan tempat umat ini beribadah pada mulanya. Selama proses pembangunan, tenaga tukang dibayar seadanya dan diberikan makanan atas swadaya jemaat.

Setelah melewati berbagai pergumulan serta perjuangan dalam proses pembangunan gedung ibadah tersebut, akhirnya pembangunan rampung dikerjakan. Tanggal 15 Mei 1980 gedung tersebut mulai digunakan untuk pertama kalinya dalam Ibadah Minggu sekaligus peresmian gedung oleh Pendeta B. Simauw S.Th selaku Ketua Majelis Sinode. Gedung tersebut bernama “GIDEON” yang didapat atas usulan Lorensius Sukardi dan dari hasil angket jemaat Sektor I. Sejak peresmian, seluruh kegiatan dilakukan di gedung tersebut antara lain Ibadah Minggu setiap pukul 09.00 WIB, Ibadah Keluarga setiap rabu malam, dan Ibadah BPK (PA dan GP).

3. PERIODE PELEMBAGAAN (1981 – 1989)

Melihat perkembangan yang terjadi di Sektor I GPIB “Pancaran Kasih” Cimanggis bahwa jemaat ini telah cukup memenuhi syarat untuk menjadi sebuah Jemaat mandiri, maka Majelis Sektor I mengusulkan ke PHMJ GPIB “Pancaran Kasih” Cimanggis agar mengusulkan ke Majelis Sinode untuk melembagakan jemaat Sektor I tersebut. Selama proses pelembagaan, terjadi pertemuan antara pihak Sektor I yang diwakili oleh CM. Aponno selaku Koordinator Sektor I dengan pihak PHMJ GPIB “Pancaran Kasih” Cimanggis untuk membahas tentang pembagian wilayah pelayanan. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa wilayah pelayanan Sektor I yang selanjutnya berganti nama menjadi “Gideon” meliputi AURI-PELNI, Cibubur-Keong, kalisari, Hankam Kelapa Dua.

Pada tanggal 19 April 1981 jemaat Sektor I GPIB Pancaran Kasih Cimanggis secara resmi didewasakan menjadi GPIB “GIDEON” dan langsung mendapatkan penempatan Pendeta untuk pertama kalinya yaitu Pendeta Cornelis S.Th untuk periode masa tugas tahun 1981-1985. Pada periode ini sektor pelayanan terdiri atas Sektor I yaitu wilayah komplek Brimob, Sektor II yaitu wilayah Hankam Kelapa Dua, dan Sektor III yaitu wilayah Komplek Timah.

4. PERIODE PERKEMBANGAN (1990 – 2006)

Sejak tahun 1985-1988 atas permintaan Majelis Jemaat ke Majelis Sinode maka terjadi kekosongan jabatan Pendeta karena Jemaat ingin mengalihkan penggunaan gaji Pendeta untuk membangun pastori yang pada periode Pendeta Cornelis S.Th masih mengontrak rumah sebagai pastori. Selama kekosongan jabatan Pendeta tersebut, sementara dijabat oleh Penatua CM. Aponno kemudian dilanjutkan oleh Penatua Ishak Balelang (Alm) sebagai Ketua I PHMJ.

Pembangunan renovasi ke-1 diawali dengan ibadah peletakkan batu pertama pembangunan pada tanggal 29 Agustus 1982 yang dihadiri oleh Panita Pembangunan yang diketuai oleh Ishak Balelang (Alm) dan Majelis Sinode yang diwakili oleh Pdt. Assa. Pergumulan jemaat dimulai dari pengumpulan dana awal untuk pembangunan. Sumbangan Jemaat dan para donatur sekitar Asrama Brimob pada waktu itu terkumpulah Rp. 750.000 dari total anggaran Rp. 4.000.000.

Mengingat kemampuan Jemaat yang minim sekali, maka Panitia berupaya mencari pemborong yang dapat menerima pembayaran secara mencicil yang pada waktu itu kemampuannya hanya sebesar Rp. 150.000 per bulan. Melalui pergumulah yang panjang, akhirnya sdr. Freddy Lalamentik, seorang donatur, terbeban untuk menjamin dananya untuk pelaksanaan pembangunan yang dipercayakan kepada pemborong Hendra S.

Melihat pesatnya perkembangan jemaat dan daya tampung gedung gereja sudah tidak lagi memadai, maka pada tanggal 7 Agustus 2001 dibentuk Panitia Pembangunan Gereja GPIB “GIDEON” Kelapa Dua melalui SK Majelis Sinode GPIB No. 870/01/MS.XVII/KPTS). Panitia pembangunan ini bekerja mempersiapkan pembangunan gedung gereja antara lain: penggalangan dana dan persiapan desain baru gedung gereja.

Sehubungan dengan masa tugas telah berakhir, maka dilanjutkan oleh panitia pembangunan gedung gereja yang resmi dibentuk melalui SK Majelis Sinode GPIB No. 2305/XVII-02/MS/Kpts pada tanggal 19 Desember 2002.

Dengan dukungan doa, daya dan dana dari warga jemaat serta para donatur maka pada tanggal 15 Mei 2003 peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja diawali melalui ibadah yang dipimpin oleh Sekretaris Umum Majelis Sinode GPIB Pdt. C. Wairata, Mth. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Kakorps BRIMOB Polri Bapak Irjen Pol. Drs. Silvanus Yulian Wenas.

Pembangunan fisik gedung gereja mulai dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2003, dan memakan waktu selama kurang lebih 7 bulan. Selama pengerjaan pembangunan, lokasi peribadahan khusus untuk Ibadah Minggu dialihkan ke Gedung Serbaguna Kesatuan Brimob. Dengan Gedung ibadah baru GPIB “GIDEON” Kelapa Dua ini kemudian diresmikan dan ditahbiskan pada tanggal 7 Maret 2004 oleh Pdt. R.A Waney, sebagai Ketua Umum Majelis Sinode GPIB.

USULAN TIM

Tindaklanjut dalam Program 2006-2007 dilakukan dengan dibukukan, dimana terlebih dahulu dibentuk Tim Penyuntingan.

Materi dalam Buku tersebut meliputi Benang Merah dari Kajian Tim Penyusunan, Kegiatan-Kegiatan Pelayanan, Deskripsi dari para Ketua Jemaat/Pendeta/Mantan Vicaris/Mantan Presbiter/Pengurus BPK yang melayani, Deskripsi Nara Sumber (Para Pelaku Sejarah)

Mengadakan Bedah Sejarah dengan mengundang para Nara Sumber (pelaku sejarah), Pdt, Majelis Jemaat dan para Pengurus BPK dikaitkan dgn 25Th Pelayanan GPIB Gideon di Kelapadua

2 Tanggapan to “GPIB Gideon”

  1. yohannes Says:

    RAHASIA KAUM MISSIONARIS (PARA PENDETA & PASTOR) YANG TAKUT DIKETAHUI OLEH UMATNYA SENDIRI

    BERIKUT INI ADALAH SEBAGIAN INFORMASI YANG SELAMA INI DISEMBUNYIKAN OLEH GEREJA AGAR UMAT KRISTEN / KATHOLIK TIDAK MEMPELAJARI ALKITAB MEREKA SENDIRI SECARA MENDALAM, APALAGI SAMPAI DENGAN MEMBANDINGKAN ANTAR SATU KITAB DENGAN KITAB LAIN, SANGAT DILARANG KERAS.

    ————————————————————————————–
    INDEKS AL-KITAB

    Kitab agama ini adalah milik umat Kristiani, dikenal dengan sebutan Alkitab atau Bibel (Inggris : Bible, Jerman : Bijbel), terdiri dari dua bagian kitab, yaitu Kitab Perjanjian Lama (PL) dan Kitab Perjanjian Baru (PB). Di dalam Perjaniian Lama Tuhan pernah berfirman bahwa orang-oran Israel itu sangat durhaka dan hobi merubah-rubah kitab suci (baca: Kitab Mikha 3:1 – 12 dan Ulangan 31:27). Akibatnya, kitab suci ini menjadi bercampur-baur antara kebenaran ilahi dan kesalahan-kesalahan manusiawi yang ditulis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

    Maka Alkitab tidak boleh dibaca dengan doktrin yang harus diterima apa adanya bahwa Alkitab itu pasti baik dan benar, karena Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia. Akal budi inilah yang mendatangkan karunia (Amsal 13:15). Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan (Amsal 10:21). Gunakanlah akal untuk menguji dan menyaring Alkitab antara ayat-ayat firman Tuhan dan ayat-ayat buatan manusia. Sesuai dengan perintah berikut : “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik” (I Tesalonika 5: 2 1).

    AYAT-AYAT ILLAHI :

    Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas
    1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
    2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
    3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
    4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
    5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).

    Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Tuhan
    1. Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10:29).
    2. Tuhan lebih besar dari pada Yesus (Yohanes 14:28).
    3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus 16:19, Roma 8:4).
    4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasul 7:56).
    5. Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24:36).
    6. Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius ll:25, Lukas 10:21).
    7. Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27:46, Markus 15:34).
    8. Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23:44-46, Yohanes 19:30).
    9. Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5:30).

    Yesus adalah utusan Tuhan (Rasul Allah)
    Dalil : Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30,7:29,33,8:16,18,26,9:4,10:36,II:42,13:20,16:5, 17:3,8,23,25.

    Tidak ada dosa waris dan Penebusan dosa
    Para nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa Waris dan Penebusan Dosa. Risalah Allah yang dibawa oleh semua nabi-Nya itu pada hakekatnya sama saja, yaitu Tauhid dan amal shalih. Semua nabi menekankan adanya tanggung jawab individu atas segala perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27, Yeremia 31:29-30, II Tawarikh 25:4).

    Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
    Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

    Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.

    Ayat-ayat yang dimaksud adalah :
    1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.
    2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.
    3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca.
    4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.
    5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.
    6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
    7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.
    8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
    9. Yohanes 16:7-1 5, nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.
    10. Dan lain-lain.

    AYAT-AYAT BUATAN MANUSIA :

    Ayat-ayat Porno (cabul)
    1 Yehezkiel 23: 1-21, ayat-ayat jorok tentang seksual.
    Diceritakan di dalamnya penyimpangan seksual yang sangat berbahaya bagi perkembangan psikologis bila dibaca oleh anak-anak di bawah umur. Ada kalimat-kalimat yang sangat cabul dengan menyebut buah dada, buah zakar, menjamah-jamah, memegang-megang, birahi, dan lainlain.

    2. Yehezkiel 16: 22-38, ayat porno yang bugil-bugil.
    “….Waktu engkau telanjang bugil sambil menendang nendang dengan kakimu …. (ay.22). “…dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan meregangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah” (ay.25.”Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu…..”(ay.26). “engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum puas” (ay.28). “Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (ay. 30). “….engkau yang memberi hadiah 1 umpan kepada semua yang mecintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal” (ay. 33). Aku akan menyingkap auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihatseluruh kemaluanmu: (ay.37).

    3. Ulangan 23: 1-2, Tuhan menyebut “Buah Pelir”.

    4. Hosa 3: 1, nabi Hosea disuruh Tuhan untuk mencintai perempuan yang suka bersundal (pelacur) dan berzinah. Jika benar bahwa Tuhan pernah menyuruh nabi-Nya untuk mencintai pelacur, semua laki-laki akan rebutan menjadi nabi. Dan, semua wanita akan rebutan untuk menjadi pelacur, supaya dicintai oleh nabi Allah.

    5. Kidung agung 4:1-7, puisi rayuan yang memuji kecantikan dengan menyebut buah dada dan susu.

    6. Kejadian 38:8-9, kisah asal-usul onani (masturbasi) oleh leluhur Yesus.

    7. Kidung Agung 7:6-13. Puisi Kenikmatan Cinta yang memuji kecantikan dan cinta yang memakai kata-kata seksual, yakni keindahan buah dada dan keinginan untuk memegang-megang buah dada. “Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dada gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan gugusannya.Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur.

    Pelecehan Alkitab (Bibel) kepada Tuhan
    1. Tuhan menyesal dan pilu hati? (Kejadian 6:5-6, Keluaran 32:14).
    2. Tuhan mengah-mengah, megap-megap, dan mengerang seperti perempuan yang melahirkan? (Yesaya 42:13).
    3. Roh Tuhan melayang-layang (terapung-apung) di atas permukaan air? (Kejadian 1:1-2).
    4. Tuhan jorok, menyuruh makan tahi? (Yehezkiel 4:12-1 5).
    5. Tuhan kelihatan alas kaki-Nya? (Keluaran 24:10).
    6. Tuhan merasa jenuh/jemu/bosan? (Yeremia 15:6).
    7. Tuhan petak umpet dengan Adam? ( Kejadian 3:8-10).
    8. Tuhan besanan dengan manusia? (Kejadian 6:2).
    9. Tuhan kalah dalam duel melawan Yakub? (Kejadian 32:28).
    10. Tuhan bersiul memanggil manusia? (Zakharia 10: 8).
    11. Tuhan bersuit? (Yesaya 7: 18, Yesaya 5: 26).
    12. Tuhan menengking? (Yeremia 25: 30)
    13. Tuhan lelah kepayahan dan kecapaian? (Keluaran 31: 17).
    14. Tuhan menyuruh mencintai pelacur? (Hosea 3:1).
    15. Tuhan kelihatan punggungnya-Nya? (Keluaran 3 3: 23).

    Pelecahan Alkitab (Bibel) kepada Para Nabi Allah
    1 . Nabi Nuh mabuk-mabukan sampai teler dan telanjang bugil (Kejadian 9: 18-27).

    2. Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (Kejadian 19:30-38). Heboh … !!! Skandal seks ayah dan anak kandung oleh nabi??

    3. Nabi Daud melakukan skandal seks dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri. Setelah Batsyeba mengandung suaminya dibunuh oleh Daud, kemudian Batsyeba dinikahi Daud diboyong ke istana (II Samuel l l: 2-27).

    4. Ketika sudah tua, Nabi Daud tidur dengan perawan yang masih muda (I Raja-raja 1: 1-3).

    5. Nabi Yakub bekerja sama dengan ibu kandungnya untuk membohongi dan menipu ayah kandungnya, supaya Israel diberkati (Kejadian 27: 1-46).

    6. Yehuda (putra Nabi Yakub) menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38: 13-19). Skandal seksa ayah dan menantu dalam kitab suci!?

    7. Absalom (putra Nabi Daud) memperkosa gundik ayahnya sendiri (11 Samuel 16: 21-23). Perselingkuhan anak dengan ibu (gundik ayah) dalam Kitab Suci?!

    8. Amnon (putra Daud) memperkosa saudara perempuannya (II Samuel 13: 7-14). Incest antara anak nabi dengan saudaranya sendiri ?!?

    9. Ruben (putra tertua Nabi Yakub) melakukan hubungan seks dengan Bilha, gundik ayahnya (Kejadian 35:22). Gundik ayah diperkosa anaknya sendiri ?!?

    10. Nabi Sulaiman (Salomo) tidak taat kepada Tuhan karena lebih mencintai 700 istri dan menyimpan 300 gundik (I Raja-raja 11:3) Mustahil ada nabi yang rakus wanita..

    11. Nabi Harun membuat dan menyembah patung emas (Keluaran 32:2-4).

    12. Nabi Isa (Yesus) orang bodoh, idiot, dan emosional. Pada waktu bukan musim buah ara, Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berbuah (Markus ll: 12-14; bandingkan: Yohanes 2:4 dan Yohanes 7:8-10).

    Catatan : Nama-nama pezinah tersebut ada dalam silsilah yesus (Matius 1:1-17 dan Lukas 3:23-38).

    Ayat-ayat yang tidak masuk akal (irasional)
    1. Anak lebih tua 2 tahun daripada ayahnya pada waktu II Tawarikh 21:5,20, Yoram berusia 32 tahun jadi raja dan memerintah Yerusalem selama 8 tahun lalu meninggal (pada usia 40 tahun). II Tawarikh 22: 1-2, Setelah Yoram meninggal, dia digantikan Ahazia, anaknya pada usia 42 tahun. Jadi, Ahazia lebih tua 2 tahun daripada ayahnya.

    2. Usia 11 tahun sudah tidak punya anak
    Ahas berumur 20 tahun ketika naik dan memerintah kerajaan selama 16 tahun (II Raja-raja 16:2). Sepeninggal Ahas, tahta kerajaan diganti oleh Hizkia, anaknya (II Rajaraja 16: 20). Hizkia berusia 25 tahun waktu naik tahta menjadi raja (II Raja-raja 18: 2).
    Jadi, dalam usia 11 tahun Ahaz sudah punya anak ??!!

    3. Tuhan salah hitung
    Kejadian 46: 8-1 5, disebutkan daftar nama-nama bani Israel yang datang ke Mesir berjumlah 34 nama. Padahal pada ayat 1 5 disebutkan “Jadi seluruhnya, laki-laki dan perempuan, berjumlah 33 jiwa”. Pakai Tuhan tidak pandai berhitung ??

    Ayat-ayat yang mustahil dipraktekkan

    1. Hukum Sabat
    Hari Sabat (Sabtu) adalah hari Tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukum mati (Keluaran 20:8-11,31:15,35:2-3).
    Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modem. Siapa yang sanggup mengamalkan ? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat ?

    2. Bunuh orang kafir dan musyrik!! (Ulangan 13: 6-9)
    Ayat ini memeiintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong Hu Chu, dan lain-lain.

    3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan (Imamat 19: 19).
    Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.

    4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5:29).
    Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.

    5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa (Matiusl8:8-9)
    Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahi dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.

    6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5: 39-44)
    Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak dilawan ? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan.
    Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan subur berkembang.

    7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6: 27-29). Ajaran ini sangat menguntungkan penjajah.

    8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan dilarang membawa kasur dalam pedalanan (Matius 10:9-10). Kenyataannya, umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.

    Ayat-ayat takhayul (mistis)
    Simson (Inggris: Samson) adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna selama rambutnya tidak dicukur. (Hakim-hakim 16:1-22).

    Diceritakan dalam kitab Hakim-hakim 16:1-22 bahwa Samson adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna. Dia bisa mencabut kedua daun pintu gerbang kota beserta kedua tiang dan semua palangnya, Ialu semuanya diletakkan di atas kedua bahunya dan dipindahkan ke puncak gunung (ay. 3). Tapi sayangnya dia jatuh cinta kepada seorang pelacur (wanita sundal) yang bernama Delila. Mala Delila disewa oleh raja Filistin dengan bayaran 1100 uang perak untuk mencari rahasia Samson (ay. 5).

    Di atas pangkuan pelacur Delila, akhimya Samson tergoda rayuan dan bujukan sehingga membuka rahasia kesaktiannya. Bahwa selama rambut kepalanya tidak dicukur, maka seluruh kekuatannya akan musnah dan dia menjadi orang lemah (ay. 17). Maka setelah nabi Samson tertidur di atas pangkuan pelacur Delila, rambutnya dicukur. Lalu musnahlah seluruh kesaktiaan dan kekuatan Samson. (ay.19). Kemudian kedua mata Samson dicungkil sehingga jadilah Samson buta mata akibat rahasia kesaktiannya dicukur (ay. 21).

    Cerita ini adalah cerita takhayul (mistik) yang biasanya berkembang di masyarakat primitif.

    Ayat-ayat Diskrimatif
    Perbuatan riba (rente) dilarang dilakukan kepada Israel, tapi boleh dilakukan kepada non Israel (Ulangan 23: 19-20).
    Ayat ini jelas buatan orang Yahudi, sebab tidak mungkin Tuhan berlaku diskiiminatif dengan melarang mengambil bunga uang kepada bangsa Yahudi, sementara mengambil bunga kepada orang selain Yahudi diperbolehkan. Dan sangat bertentangan dengan kitab Keluaran 22: 25: “Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang umat-Ku, orang miskin diantaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga kepadanya”.

    Ayat-ayat Ramalan Bibel yang meleset tak terpenuhi

    1. Ramalan Paulus tentang kedatangan Yesus (I Tesalonika 4: 16-17).
    Dalam ayat ini Paulus meramalkan bahwa setelah kebangkitan Yesus dari kubur, dia dan seluruh pengikutnya yang masih hidup itu akan diangkat bersama-sama dengan Yesus dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Ramalan ini tidak terpenuhi bukan Yesus yang menjemput Paulus, tapi pedang kaisar Nero yang memenggal leher Paulus di Roma tahun 64 M.
    Ramalan Paulus ini tidak akan terjadi, meski dia diberi waktu 2000 tahun lagi untuk menunggu kegenapan nubuatnya.

    2. Ramalan kedatangan Yesus (Matius 10:23, 16:28, Markus 9:1 dan Lukas 9:27).
    Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kotakota Israel. Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang Ialu.

    3. Hak keturunan Abraham (Kejadian 21: 12).
    Dalam ayat ini Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham adalah berasal dari Ishak. Nubuat ini meleset jauh besar, Sebab dalam I Tawarikh 1:28-30 Ismail juga disebut sebagai anak keturunan Abraham.

    4. Ramalan Tuhan Meleset (Yeremia 34:4-5)
    Dalam ayat Tuhan berfirman bahwa Zedekia, raja Yehuda tidak akan mati oleh pedang, melainkan akan mati dengan damai. Nubuat ini meleset jauh, dalam kitab Yeremia 52: 10-11 diceritakan bahwa pada dalam akhir hayatnya Zedekia tewas ditangan raja Babel. Sebelum meninggal, mata Zedekia dibutakan, lalu dibelenggu dengan rantai tembaga. Kemudian ditaruh dalam rumah hukuman sampai meninggal.

    5. Nubuat Tuhan tidak terjadi (Yeremia 36: 30).
    Dalam kitab Yeremia 36:30 Tuhan berfirman bahwa keturunan Yoyakim tidak ada yang naik tahta kerajaan Daud. Nubuat ini tenyata meleset. Diceritakan dalam kitab II Rajaraja 24: 6 bahwa sepeninggal Yoyakim, yang naik tahta menggantikannya adalah Yoyakin, anaknya.

    AYAT-AYAT KONTRADIKSI :

    Kontradiksi Perjanjian Lama
    1. Siapakah anak Daud yang kedua ?
    a. Kileab (II Samuel 3: 2-3).
    b. Daniel (I Tawarikh 3: 1)

    2. Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik atau tidak ?
    a. Ya! Daud mengambil beberapa gundik dan istrei (11 Samuel 5: 13-16).
    b. Tidak! Daud hanya mengambil beberapa isteri saja (I Tawarikh 14: 3-7).

    3. Berapa anak-anak Daud dari gundik di Yerusalem ?
    a. 11 orang (Samuel 5: 13-16).
    b. 13 orang (I Tawarikh 14 3-7).

    4. Di Kota mana Daud mengambil tembaga ?
    a. Betah dan Berotai (II Samuel 8: 8).
    b. Tibhat dan dari Kun (I Tawarikh 18: 8)

    5. Siapa anak Tou yang diutus untuk mengucapkan selamatkepada Daud ?
    a. Yoram (II Samuel 8: 10).
    b. Hadoram (1 Tawarikh 18: 9- 1 0)

    6. Dari orang bangsa saja Daud mengambil perak dan emas untuk Tuhan ?
    a. Aram (II Samuel 8: 11-12).
    b. Edom (I Tawarikh 18: 14-16).

    7. Siapakah panitera (sekretaris) Daud ?
    a. Seraya (II Samuel 8: 15-17).
    b. Sausa (I Tawarikh 18: 14-16).

    8. Berapakah tentara berkuda tawanan Daud ?
    a. 1.700 orang (II Samuel 8: 4).
    b. 7.000 orang (I Tawarikh 18: 4).

    9. Berapa ekor kuda kereta yang dibunuh Daud ?
    a. 700 ekor (II Samuel 10: 18).
    b. 7.000 ekor (I Tawarikh 19:18).

    10. Yang dibunuh Daud, pasukan berkuda atau pasukan jalan kaki ?
    a. 40.000 pasukan berkuda (II Samuel 10:8).
    b. 40.000 pasukan berjalan kaki (I Tawarikh 19: 18).

    11. Siapakah panglima musuh yang tewas di tangan Daud?
    a. Sobakh (II Samuel 10: 18).
    b. Sofakh (I Tawarikh 19: 18).

    12. Daud memerangi Israel atas hasutan Tuhan atau atas bujukan iblis ?
    a. Tuhan murka Ialu menghasut Daud (II Samuel 24: 1).
    b. Setan bangkit Ialu membujuk Daud (I Tawarikh 21:1)

    13. Siapakah kepala Triwira pengiring Yahudi ?
    a. Isyabaal, orang Hakhmoni (II Samuel 23: 8).
    b. Yasobam bin Hakhmoni (I Tawarikh 11:11).

    14. Kepala Triwira Daud membunuh berapa orang ?
    a. 800 orang (II Samuel 23:8).
    b. 300 orang (I Tawarikh 11:11).

    15. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Israel ?
    a. 800 orang (II Samuel 24: 9).
    b. 1.100.000 orang (I Tawarikh 21:5).

    16. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Yehuda ?
    a. 500.000 orang (11 Samuel 24:9).
    b. 470.000 orang (I Tawarikh 21:5).

    17. Berapakah kandang kuda milik Salomo (Sulaiman ?
    a. 40.000 kandang (I Raja-raja 4:26).
    b. 4.000 kandang (II Tawarikh 2:2).

    18. Berapa mandor pengawas kerajaan Salomo (Sulaiman)?
    a. 3.300 mandor (1 Raja-raja 5:16).
    b. 3.600 mandor (II Tawarikh 2:2).

    19. Berapa bat air di Bait Suci buatan Salomo ?
    a. 2.000 bat air (I Raja-raja 7:26).
    b. 3.000 bat air (II Tawarikh 4:5).

    20. Berapakah jumlah keturunan Yakub seluruhnya ?
    a. 66 jiwa (Kejadian 46:26).
    b. jiwa (Keluaran 1:5).

    21. Yang diharamkan, kelinci ataukah kelinci hutan ?
    a. Kelinci (Imamat ll: 6).
    b. Kelinci hutan (Ulangan 14: 6).

    22. Yang haramkan, babi ataukah babi hutan ?
    a. Babi hutan (Ulangan 14: 8, Imamat ll: 7).
    b. Babi (Yesaya 66: 17).

    23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem ?
    a. 3 bulan (11 Raja-raja 24: 8).
    b. 3 bulan 10 hari (11 Tawarikh 36: 9).

    24. Berapa lama Yesua dan Yoab yang pulang kembali ke Yerusalem dan Yehuda dari pembuangan Nebukadnezar ?
    a. 2.812 orang (Ezra 2:6).
    b. 2.818 orang (Nehemia 7:11).

    25. Berapa anak-anak Benyamin ?
    a. 10 orang (Kejadian 46:21).
    b. 5 orang (Bilangan 26:38-39).
    c. 3 orang (I Tawarikh 7:6).
    d. 5 orang (1 Tawarikh 8:1-5).
    Komentar Silsilah anak Benyamin itu, semuanya tidak sama baik nama maupun jumlahnya.

    26. Berapa cucu Benyamin (anak-anak Bela) ?
    a. 5 orang (I Tawarikh 7:7).
    b. 9 orang (I Tawarikh 8:3-5).
    c. 2 orang (Bilangan 26:40).
    Buka dan bacalah ayat yang dimaksud. Terlihat jelas bahwa semua nama dan jumlah cucu Benyamin tidak ada yang sama.

    27. Tuhan salah dalam batasan usia ?
    a. Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja “Berfirman Tuhan: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja” (Kejadian 6:3). “Maka berkatalah TUHAN,’Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun” (Kejadian 6:3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
    b. Batasan usia dari Tuhan itu salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam hidup selama 930 tahun (Kej. 5:3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej. 5:6-8), Enos hidup selama 905 tahun (Kej.9-11), Keenam hidup selama 9 1 0 tahun (Kej. 5:12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5:15-17), Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5:18-20), Henokh hidup selama 365 tahun (Kej. 5:21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5:25-27), Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5:28-32), Nuh hidup selama 950 tahun (Kej. 9:29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad hidup selama 438 tahun (Kej. 11:12-13), Selah hidup selama 433 tahun (Kej. ll: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. ll:16-17). Peleg hidup selama 239 tahun (Kej. ll:18-19), Rehu hidup selama 239 tahun (Kej.11: 22-21), Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. ll: 24-25), Yakub hidup selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej. 6:15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6:19), Harun hidup selama 123 tahun (BH 33:39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).

    28. Tuhan menyesal atau tidak ?
    a. Tuhan tidak punya sifat menyesal (I Samuel 15:29, Bilangan 23:19).
    b. Tuhan menyesal dan pilu hati karena telah menciptakan manusia yang akhimya cenderung berbuatjahat di muka bumi (Kejadian 6:5-6). Tuhan menyesal karena telah Saul sabagai raja di Israel (I Samuel IS: 10-11, 35). Tuhan menyesal setelah mengacungkan tangan ke Yerusalem (II Samuel 24:16).Tuhan menyesal karena telah merancang malapetaka (Yeremia, 26:3, Yeremia 42:10, Keluaran 32: 14).

    29. Tuhan bisa dilihat atau tidak ?
    a. Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar (Yohanes 5: 37,I Timotius 1:17, I Timotius 6:16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4:12).
    b. Tuhan bisa dihhat dengan mata kepala (Keluaran 33:11), Kejadian 18:1, Yohanes 5:37), Keluaran 33:20; I Timotius 6:16, I Timotius 1: 17,I Yohanes 4:12, Kejadian 26:24).
    c. Tuhan kelihatan kaki-Nya (Keluaran 24:9-10).
    d. Tuhan kelihatan sedang duduk (Yesaya 6:1).
    e. Tuhan bias dilihat dari jauh(Yeremia 31:3).

    Sebenarnya masih ada ratusan lagi daftar kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Tapi karena keterbatasan ruang muat, maka dalam indeks ini dicukupkan sampai disini daftar ayat kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Untuk selengkapnya baca buku “Fakta Dan Data Kepalsuan Alkitab (Bibel)” yang akan segera terbit.

    Kontradiksi Perjanjian Baru :

    Silsilah Yesus dalam Alkitab bisa dilihat di dua kitab Injil yaitu Injil Matius 1:1-17 dan Injil Lukas 3: 23-38. sementara injil Markus dan Injil Yohanes diam seribu bahasa tak tahu menahu tentang silsilah Yesus.

    1. Siapakah leluhur Yesus dari Adam sampai dengan Abraham?
    a. Lukas menuliskan 21 nama dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham.
    b. Matius tidak menuliskan satu nama pun dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham. Apakah Tuhan tidak memberikan inspirasi Yesus kepada Matius ? Apakah Tuhan pilih kasih terhadap Lukas ? Padahal Lukas termasuk dalam daftar murid Yesus di Injil Matius 10:2-4.

    2. Berapa nama silsilah dari Abraham sampai dengan Daud ?
    a. Lukas mencatat 15 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
    b. Matius hanya mencatat 14 nama dari Daud sampai dengan Yesus.

    3. Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud, siapakah anak Hezron?
    a. Anak Hezron adalah Arni (Lukas 3: 33).
    b. Anak Hezron adalah Ram (Matius 1: 3).

    4. Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?
    a. Lukas mencatat 43 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
    b. Matius hanya mencatat 28 nama dari Daud sampai dengan Yesus.

    5. Siapakah kakek Yesus ?
    a. Yakub (Matius 1:6).
    b. Eli (Lukas 3:31).

    6. Siapakah anak daud yang menurunkan Yesus ?
    a. Salomo (Matius 1: 6).
    b. Natan (Lukas 3:31).

    7. Yesus memasuki Yerusalem naik apa ?
    a. Seekor keledai (Markus ll:7; Lukas 19:35).
    b. Seekor keledai betina dan seekor keledai (Matius 21:7).

    8. Ketika Yesus bertemu Yalrus, apakah anak perempuan Yairus sudah mati?
    a. Ya! Sudah mati! (Matius 9:18).
    b. Belum mati! Masih sakit dan hampir! (Markus 5: 23).

    9. Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam pedalanan ?
    a. Ya, boleh ! (Markus 6: 7-9).
    b. Tidak, tidak boleh!! (Matius 10: 9- 1 0, Lukas 9: 1-3).

    10. Kesaksian Yesus tentang dirinya, benar atau salah ?
    a. Tidak benar (Yohanes 5: 31).
    b. Benar (Yohanes 8:14).

    11. Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di Yerikho?
    a. Dua orang buta (Matius 20:29-30).
    b. Hanya satu orang buta saja (Markus 10:46).

    12. Dimana Yesus menemui orang kerasukan setan ?
    a. Di Gedara (Matius 8:28).
    b. Di Gerasa (Markus 5:1-2).

    13. Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditemui Yesus ?
    a. Ada 2 orang (Matius 8:28).
    b. Hanya 1 orang saja (Markus 5: 1-2).

    14. Apa yang diucapkan Yudas di hadapan Yesus ?
    a. Salam Rabi (Matius 26: 49).
    b. Rabi (Markus 14: 45),
    c. Yudas tidak mengucapkan apa-apa/diam (Lukas 22:47).

    15. Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana respon para muridnya ?
    a. Mereka menyembah Yesus (Matius 14:33).
    b. Mereka tercengang dan bingung (Markus 6:51-52).

    16. Jam berapa Yesus disalibkan ?
    a. Jam sembilan (Markus 15:25).
    b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19:14).

    17. Yesus membawa damai dan keselematan atau onar ?
    a. Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).
    b. Yesus membawa onar, pedang dan kekacauan keluarga (Matius 10: 34-36).

    18. Apa hukumnya bersunat ?
    a. Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14, 17:14, Kejadian 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat, (Matius 5: 17-20, Lirkas 2:21). Yesusjuga disunat (lukas 2: 21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul IS: 1-2).
    b. Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6, I Korintus 7:18-19).
    19. Bolehkah makan babi ?
    a. Babi haram dimakan (Ulangan 14:8, Imamat 11:7, Yesaya 66:17).
    b. Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 6: 12, I Korintus 10:25, Kolose 2:16, I Timotius 4-5, Roma 14:17).

    20. Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga ?
    a. Tidak ada! Hanya Yesus saja yang pemah naik ke sorga (Yohanes 3: 13).
    b. Henokh dan Elia telah naik ke sorga (Kejadian 5: 24, II Raja-raja 2. 1 1).

    AYAT-AYAT TUHAN YANG RAGU-RAGU :

    Tuhan ragu-ragu dalam ispirasi wahyu-Nya, sehingga memakai kata dugaan “kira-kira”.

    Kira-kira jam 3 malam (Matius 14:25, Markus 6:48), kira-kira jam 3 (Matius 27:46), Kira-kira jam 3 petang (Kisah Para Rasul 10: 3) . Kira-kira jam 4 (Yohanes 1:39), Kira-kira jam 5 petang (Matius 20:6), Kira-kira jam 5 (Matius 20:9), Kirakira jam 9 (Kisah Para Rasul 23:23),

    Kira-kira jam 9 pagi (Matius 20:3), Kira-kira jam 12 (Lukas 23:44, Yohanes 19:14), (irakira pukul 12 (Matius 20:5, Yohanes 4: 6, Kisah Para Rasul 10:9), Kira-kira 2 jam (Kisah Para Rasul 19:34), Kira-kira 3 jam (Kisah Para Rasul 5:7).

    Kira-kira 12 orang (Kisah Para Rasul 19:7), Kira kira 20 orang (I Samuel 14:14), 1 Samuel 25:13, I Raja-raja 22:6, Kisah Para Rasul 5:36), kira-kira 600 orang (1 Samuel 14: 2,1 Samuel 23:13).

    Kira-kira 1000 orang (Yudas 9:49), kira-kira dua atau tiga ribu orang (Yosua 7:3), kira-kira 3000 orang (Yosua 7: 4, Yudas 16:27), kira-kira 3000 jiwa (Kisah Para Rasul 2: 41), kira-kira 4000 orang (1 Samuel 4:2, Markus 8:9), kira-kira 5000 orang (Yosua 8:12), kira-kira 5000 laki-laki (Matius 14:21, Lukas 9:14, Yohanes 6:10, Kisah Para Rasul 4: 4).

    Kira-kira 10.000 orang (Yudas 3:29), kira-kira lima belas ribu orang (Yudas 8:10), kira-kira 40.000 orang (Yosua 4:13).

    Kira-kira 8 hari (Lukas 9: 28), kira-kira 10 hari (1 Samuel 25: 38), Kira-kira 3 bulan (Kejadian 38: 24. Lukas 1: 56), kirakira 12 tahun (Lukas 8: 42), kira-kira 30 tahun (Lukas 3: 23), kira-kira 100 tahun (Roma 4: 19), kira-kira 450 tahun (Kisah Para Rasul 13: 20).

    Kira-kira 50 kati (Yohanes 19: 39), kira-kira 200 hasta (Yohanes 21: 8), kira-kira 2000 ekor babi (Markus 5: 13), kirakira 2 mil (Yohanes 11: 18).

    KESAKSIAN PARA TEOLOG KRISTEN :

    1. Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland :
    “Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta,1967, hal 298).

    2. Dr. Mr D.C Mulder:
    “Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita suci menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur ……. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).

    3. Dr. Welter Lempp;
    “Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal 58). “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal, 65).

    4. Dr. R. Soedarmo:
    “Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci denganbentuk sekarang masih dapat diperbaiki” (Ikhtisar Dogamtika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47). “Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).

    SOLUSI AKHIR

    Karena Alkitab (Bibel) sudah terbukti kepalsuannya, maka seharusnya kita berpaling dari Alkitab (Bibel). Carilah kitab suci yang sudah teruji keasliannya sepanjang zaman. Ciri-ciri kitab suci tersebut adalah:

    1. Keotentikannya dijamin langsung oleh Tuhan.
    2. Masih ada bahasa ashnya sesuai dengan sewaktu kitab suci tersebut diturunkan kepada nabi yang menerimanya.
    3. Mudah dihafal karena Tuhan memberikan kemudahan bagi umat-Nya untuk menghafalkan wahyunya.
    4. Umat yang meyakininya banyak yang hafal kitab suci tersebut diluar kepala.
    5. Tidak mengandung pornografi.
    6. Tidak ada kontradiksi antar ayat.
    7. Relevan sepanjang zaman.
    =============================================
    SUMBER.

    OTHER REFERENSES :

    * Contradictions in the Bible
    * The Charge of Contradiction
    * Skeptic’s Annotated Bible
    * Contradictions & fallacies in the Holy bible
    * The more of Contradiction Articles


  2. Tuhan memberkati perjalanan panjang GPIB yang kita cintai.***


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: